Jumat, 19 November 2010

Masa Lalu Kehidupan

Pahit – manis, asam – asin, suka – duka, itulah masa lalu. Sebuah masa yang semua orang pasti mengalami, sedang mengalami dan akan mengalami. Masa lalu selalu membawa kisah yang akan terus terkeam dalam memori kita, meskipun tidak seluruhnya. Ada cerita yang ingin selalu kita kenang, atau bahkan ingin kita buang jauh-jauh. Ada kisah yang selalu terbayang namun ketika itu terbayang akan membuat kita meneteskan air mata, meskipun sebetulnya itu indah. Banyak hal yang akan membawa kita ke dalam “zona” masa lalu yang kadang kita merasa dibawa kembali kedalam ruang dimana kita pernah singgah didalamnya. Hal yang paling sering mengingatkan kita kedalam suasana lama adalah musik, ketika terdengar suasana musik yang pernah kita dengarkan dimasa yang lalu maka jiwa dan pikiran kita akan seketika dibawa kedalam masa itu.
Ada sebuah kebiasaan yang mungkin bisa disebut juga kebiasaan buruk dalam diri saya, yaitu senang tidur di luar, terutama pada saat musim hujan. Ada satu hal yang membuat senang dengan tidur diluar, dulu waktu kecil saya bersama orang tua saya tinggal disebuah rumah yang terbuat dari bilik bamboo tanpa langit-langit, jadi kalau musim hujan tiba percikan air yang halus sering mengenai saya, dan itu semakin membuat saya merasa nyaman terutama dalam hangatnya pelukan ayah dan ibu. Kini saya tidak lagi bersama mereka, oleh karena dengan tidur diluar semakin meningkatkan rasa rindu saya pada Ayah dan Ibu tercinta.
Masa lalu memang telah berbicara indah, meskipun pada saat dilaluinya sangat pahit, rasa pahit itu kini menjadi manis walau saat ini sendiri dalam kepahitan. Masa lalu itu telah menjadi bumbu kehidupan yang tetap memberikan cita rasa tersendiri.
Namun, kebanyakan masa lalu ialah masa dimana kita mengalami kegagalan. Ada dua hal yang biasanya menyebabkan orang putus asa. Pertama, terlalu terkekang dengan kenangan masa lalu. Dan kedua, karena memikirkan masa depannya dengan cara yang kurang tepat. Ada orang yang trauma oleh masa lalunya, ada pula yang diliputi rasa takut terhadap masa depannya. Masa lalu seringkali membelenggu hingga membuat orang menjadi mudah menyerah pada nasib, dan pesimistis. Sementara selain masa lalu, masa depan juga sering menjadikan orang ketakutan. Banyak orang yang dihantui oleh kekhawatiran menghadapi masa depan. Mereka melihat masa depan serba suram, gelap dan menakutkan.
Tetapi itulah sebuah kehidupan di dunia. Kesabaran dan keyakinan pada diri sendiri lah yang menjadi kunci bagaimana kita bisa tabah dala melakukan apa yang kelak kita akan lakukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar